Persebaya Adaptasi Cuaca Panas Jelang Lawan Bhayangkara FC di Laga Pembuka Liga 1
Kamis, 3 September 2026 | 09:00
Penulis: Arif S

Persebaya Surabaya tidak hanya menyiapkan strategi menghadapi Bhayangkara FC pada pekan pertama BRI Super League 2026/27. Bajul Ijo juga harus beradaptasi dengan kondisi cuaca panas saat pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu sore.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyadari temperatur bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi intensitas pertandingan. Karena laga dimainkan pada sore hari, tim asal Surabaya melakukan penyesuaian dalam program latihan untuk membantu pemain beradaptasi.
Dikutip dari laman resmi I.League, Kamis, Tavares mengatakan Persebaya akan melakukan sejumlah penyesuaian agar tim dapat tampil maksimal.
BACA JUGA
Persebaya Buru Kemenangan Bersejarah di Markas Semen Padang
Persebaya Surabaya Fokus Pemulihan Kondisi Fisik Jelang Super League 2026/2027
Piala Presiden 2026: Tavares Belum Pikirkan Lawan Semifinal, Fokus Hadapi Port FC
"Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca," ujar Tavares.
Latihan Lebih Awal
Keputusan menggelar latihan lebih awal menjadi bagian dari persiapan Persebaya menghadapi kondisi yang berbeda dari rutinitas mereka.
Tavares ingin pemain terbiasa dengan temperatur yang kemungkinan akan mereka rasakan saat pertandingan berlangsung.
Adaptasi menjadi penting karena laga pembuka musim biasanya menuntut pemain bermain dengan intensitas tinggi. Kondisi fisik yang belum sepenuhnya menyesuaikan diri dengan cuaca dapat berpengaruh terhadap konsentrasi dan kemampuan mempertahankan tempo permainan.
Karena itu, Persebaya mencoba mengantisipasinya sebelum pertandingan.
Tavares tidak ingin faktor eksternal seperti cuaca menjadi alasan ketika pertandingan berlangsung.
Persiapan fisik dan mental harus berjalan beriringan agar Francisco Rivera dan kolega mampu menjaga performa hingga akhir laga.
Kondisi Lapangan Menjadi Perhatian
Selain cuaca panas, Tavares masih memiliki satu tanda tanya lain yaitu kondisi lapangan Stadion Sumpah Pemuda.
Pelatih asal Portugal mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terkini permukaan lapangan yang akan digunakan untuk pertandingan. Namun, ia meyakini ada perbaikan dibandingkan musim sebelumnya.
Meski demikian, Persebaya tetap menyiapkan skenario jika kondisi lapangan nantinya belum sesuai harapan.
Bagi Tavares, kualitas permukaan lapangan dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Bola yang tidak bergerak sesuai perkiraan bisa mengubah cara tim membangun serangan, melakukan penguasaan bola, hingga bertahan.
Pengalaman musim lalu menjadi bahan evaluasi bagi Persebaya. Tim tidak ingin kembali terkejut jika menghadapi kondisi lapangan yang kurang ideal.
"Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak," ungkap Tavares.
Jika permukaan lapangan membuat bola lebih banyak memantul, Persebaya harus mengubah pendekatan mereka. Tavares melihat kondisi itu berpotensi membuat pertandingan lebih mengandalkan duel fisik.
"Jika bola banyak memantul, kita harus menang adu fisik. Bhayangkara FC adalah tim yang kuat secara fisik," pungkasnya.
Pertandingan melawan Bhayangkara FC menjadi kesempatan bagi Tavares untuk mengawali perjalanan bersama Persebaya dengan hasil positif.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!