ID EN

Mourinho Soroti Bellingham Usai Real Madrid Hajar Malaga 4-0

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:00

Penulis: Rojes Saragih

Real Madrid menang 4-0 atas Malaga pada pekan ketiga LaLiga 2026/27 di Santiago Bernabeu
Real Madrid menang 4-0 atas Malaga pada pekan ketiga LaLiga 2026/27 di Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2026). Foto: Antara/ Realmadrid.com

Real Madrid melanjutkan start sempurna di Liga Spanyol 2026/27 setelah menghajar Malaga 4-0 pada jornada ketiga di Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2026).

Jude Bellingham membuka keunggulan Madrid pada menit ke-19. Gol bunuh diri Alfonso Herrero pada menit ke-26 kemudian membuat Los Blancos unggul dua gol, sebelum Kylian Mbappe dan Arda Guler masing-masing mencetak satu gol.

Tambahan tiga poin membuat Real Madrid mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan sekaligus memuncaki klasemen sementara. Los Blancos juga belum kebobolan dalam tiga laga awal.

Sementara itu, Malaga baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan dan berada di peringkat ke-19.

Madrid langsung menekan sejak awal pertandingan. Trent Alexander-Arnold hampir membuka keunggulan ketika laga belum genap satu menit, tetapi tembakannya masih melambung.

Antonio Rudiger kemudian mengancam melalui sundulan, tetapi bola belum mengarah ke gawang Malaga.

Tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Bellingham merebut bola yang terlepas dari penguasaan Mbappe, kemudian menggiringnya mendekati kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan Alfonso Herrero.

Madrid unggul 1-0.

Tujuh menit berselang, Madrid menggandakan keunggulan. Bola akhirnya masuk ke gawang Malaga dan tercatat sebagai gol bunuh diri Herrero.

Los Blancos semakin menjauh pada menit ke-30. Alexander-Arnold mengirim umpan silang dari sisi kanan yang langsung disambar Mbappe melalui tendangan voli. Bola bersarang di gawang Malaga dan mengubah skor menjadi 3-0.

Malaga berusaha merespons menjelang akhir babak pertama. Rodriguez hampir memperkecil ketertinggalan melalui tembakan jarak dekat, tetapi bola hanya membentur tiang gawang Madrid.

Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Madrid tetap menguasai permainan setelah jeda. Bellingham nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-55, tetapi tembakannya membentur tiang.

Dua menit kemudian, Herrero kembali menggagalkan peluang Madrid dengan menepis sepakan Alexander-Arnold.

Malaga terus berusaha mencari celah melalui serangan balik. Pada menit ke-85, tim tamu sempat meminta penalti setelah terjadi insiden di kotak penalti Madrid. VAR kemudian memeriksa kejadian tersebut, tetapi tidak menghasilkan penalti untuk Malaga.

Madrid akhirnya menutup pesta gol pada menit ke-90+1. Vinicius Junior mengirim umpan tarik dari sisi kiri yang diselesaikan Arda Guler menjadi gol.

Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang.

Mourinho Soroti Peran Bellingham

Setelah pertandingan, perhatian Jose Mourinho tertuju kepada Bellingham. Pelatih Real Madrid itu memuji karakter sang gelandang yang dinilainya sangat menuntut dirinya sendiri maupun rekan-rekannya.

Mourinho juga menjelaskan perubahan peran Bellingham dalam struktur permainan Madrid. Ia mengatakan tidak ingin pemain Inggris tersebut terlalu sering turun ke sisi kiri hingga berperan seperti bek kiri kedua.

Menurut Mourinho, Madrid kini mengorganisasi permainan secara berbeda sehingga Bellingham lebih memahami tugasnya dan merasa nyaman dengan peran tersebut. Ia bahkan menilai Bellingham memiliki kualitas luar biasa ketika bermain di lini tengah.

Mourinho juga menilai chemistry para pemain bintang Madrid berjalan sangat baik.

Menurutnya, pemain-pemain berkualitas tinggi dapat bermain bersama selama memiliki kecepatan berpikir, kemampuan mengambil keputusan, empati, dan kemauan bekerja untuk tim. Komentar Mourinho itu disampaikan seusai laga dan dikutip dari situs resmi Real Madrid, 30 Agustus 2026.

Meski puas dengan kemenangan tersebut, Mourinho mengakui Madrid sempat kehilangan sedikit bentuk permainan pada fase akhir setelah unggul 3-0. Ia menilai sebagian pemain tetap fokus, sementara yang lain mulai mengendur.

Namun, Mourinho tetap menekankan pentingnya keseimbangan permainan. Menurutnya, Madrid tidak mungkin mempertahankan intensitas serangan maksimal selama 90 menit sehingga kemampuan bertahan dan menjaga clean sheet juga menjadi bagian penting dari kemenangan.

Hasil 4-0 membuat Madrid mencatat tiga kemenangan beruntun pada awal musim. Los Blancos telah mencetak delapan gol dan belum kebobolan, sekaligus memberikan sinyal awal bahwa mereka siap bersaing di papan atas LaLiga 2026/27.

Bagi Bellingham, gol ke gawang Malaga sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu pemain penting dalam struktur baru Madrid. Sementara bagi Mourinho, kemenangan ini menjadi bukti awal bahwa kombinasi pemain bintang dan organisasi permainan yang lebih seimbang mulai berjalan sesuai harapan.

Susunan pemain:

Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Cucurella, Huijsen, Rudiger, Alexander-Arnold; Camavinga, Valverde; Vinicius Junior, Bellingham, Diaz; Mbappe.

Malaga (4-4-2): Herrero; Hierro, Galilea, Recio, Puga; Munoz, Rafa, Merino, Larrubia; Chupete, Dotor.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!