Jonatan Christie Singkirkan Matthias Kicklitz, Melaju ke Babak 32 Besar BWF 2026
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:59
Penulis: Arif S

Jonatan Christie mengawali kiprahnya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan. Tunggal putra Indonesia itu menundukkan wakil Jerman, Matthias Kicklitz, dua gim langsung 21-15, 21-14 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Selasa.
Pertandingan berlangsung sekitar 40 menit. Kemenangan ini membawa Jonatan melaju ke babak 32 besar sekaligus menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil pada hari kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Jonatan yang berstatus unggulan ketiga mengakui pertandingan pertama membutuhkan proses adaptasi. Karena itu, ia tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berusaha menemukan ritme permainan dan memahami kondisi arena pertandingan.
BACA JUGA
Daftar 8 Wakil Indonesia Berstatus Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026
Japan Open 2026: Jonatan Gagal di Laga Perdana, Febriana/Meilysa Jaga Asa Indonesia
Hasil Tur Eropa Jadi Modal Berharga Tunggal Putri Indonesia di BAC 2026
"Overall sesuai dengan tujuan, pengen cari ritmenya, pengen lebih banyak tahu untuk kondisi stadion itu seperti apa," ujar Jonatan usai pertandingan dikutip dari keterangan tertulis PBSI.
Jonatan Sempat Tertinggal Jauh
Kicklitz memberikan tekanan sejak awal gim pertama. Pebulu tangkis Jerman membuka keunggulan 4-0 sebelum Jonatan memperkecil jarak menjadi 2-4.
Namun, Kicklitz kembali menjauh dan sempat unggul 7-15. Jonatan perlahan mulai menemukan permainan dan memangkas ketertinggalan menjadi 13-18.
Momentum kemudian berpihak kepada pemain Indonesia. Jonatan mengambil beberapa poin beruntun hingga kedudukan menjadi 15-19 sebelum akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-15.
Situasi tidak jauh berbeda terjadi pada gim kedua. Kicklitz kembali mengawali permainan dengan keunggulan 3-0 dan kemudian memperlebar jarak menjadi 7-1.
Jonatan kembali mengejar dan mendekat hingga skor 9-11, tetapi Kicklitz kembali menjauh 9-14.
Setelah tertinggal 10-16, Jonatan mulai mengambil alih kendali pertandingan. Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu mengumpulkan poin sebelum menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14.
"Puji Tuhan, bersyukur bisa lolos atau bermain baik hari ini. Tadi saya rasa saya bermain cukup oke," ujar Jonatan.
Adaptasi Jadi Kunci pada Laga Pertama
Kemenangan atas Kicklitz memperlihatkan bagaimana Jonatan mampu beradaptasi ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana sejak awal.
Ia mengatakan laga pembuka dalam sebuah turnamen selalu membutuhkan penyesuaian terhadap berbagai faktor, termasuk karakter shuttlecock dan kondisi lapangan.
"Memang ada adjustment selalu di match pertama setiap turnamen, adjustment dari shuttlecock, kondisi lapangan, menang angin kalah anginnya," kata Jonatan.
Setelah melewati ujian pertama, Jonatan menatap babak 32 besar. Kemenangan ini menjadi modal awal bagi unggulan ketiga untuk mengejar target lebih tinggi di New Delhi.
Bagi Indonesia, kemenangan Jonatan juga menjadi bagian dari perjuangan sejumlah wakil Merah Putih pada hari kedua turnamen.
Selain Jonatan, tiga wakil Indonesia lainnya yang dijadwalkan bertanding adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!