Usai Dobel Podium di Inggris, Aprilia Racing Incar Kemenangan di Sirkuit Favorit Marc Marquez
Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:30
Penulis: Arif S

Aprilia Racing datang ke MotoGP Aragon 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah meraih dobel podium melalui Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di GP Inggris, tim pabrikan asal Noale itu kini membidik kemenangan di sirkuit yang selama ini menjadi salah satu wilayah kekuasaan Marc Marquez.
MotoGP Aragon dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus. Bagi Aprilia, seri itu menjadi kesempatan untuk melanjutkan tren positif sekaligus menguji seberapa jauh perkembangan motor mereka ketika berhadapan langsung dengan juara dunia tujuh kali itu.
Bos Aprilia Racing Massimo Rivola menyadari tantangan yang menunggu tidak mudah. Aragon memiliki sejarah panjang dengan Marc Marquez, tetapi hal itu justru menjadi motivasi tambahan bagi Aprilia.
BACA JUGA
Belum Pulih Sempurna, Marc Marquez Optimistis Hadapi MotoGP Italia
Marc Marquez Jalani Operasi, Ducati Turunkan Satu Pembalap di MotoGP Catalunya
MotoGP Spanyol: Jorge Martin Dihukum Turun Tiga Grid Usai Insiden dengan Alex Marquez
"Kami tahu balapan selanjutnya berada di wilayah Marc Marquez, tapi kami akan melakukan berbagai cara untuk bisa terus kompetitif," ujar Rivola dalam laman Aprilia Racing.
Marc Marquez Punya Rekor Kuat di Aragon
Marc Marquez memang memiliki hubungan istimewa dengan Sirkuit Aragon. Pembalap Ducati Lenovo tersebut memegang rekor lap tercepat di sirkuit itu dan menjadi salah satu figur paling dominan dalam sejarah MotoGP Aragon.
Juara dunia tujuh kali itu telah mengoleksi tujuh kemenangan di Aragon, sekaligus menjadi pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di sirkuit itu.
Marc juga memegang rekor pole position terbanyak di Aragon dengan tujuh kali pole. Catatan itu menjadikannya favorit alami setiap kali MotoGP kembali ke lintasan tersebut.
Namun, Aprilia memiliki alasan untuk datang dengan optimisme. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi baru saja memberikan hasil terbaik bagi tim di Silverstone dengan finis kedua dan ketiga.
Dobel podium itu menjadi sinyal bahwa Aprilia mulai mampu bersaing lebih konsisten di bagian depan.
Rivola pun ingin momentum tersebut dibawa ke Aragon. Targetnya bukan sekadar naik podium, melainkan mengakhiri dominasi Marc Marquez di salah satu sirkuit favorit sang pembalap.
Situasi Marc Marquez Tidak Sepenuhnya Ideal
Ambisi Aprilia mendapat sedikit keuntungan dari situasi Marc Marquez yang tidak terlalu ideal selepas MotoGP Inggris.
Marc gagal masuk lima besar pada balapan utama di Silverstone dan harus puas finis ketujuh. Hasil itu setelah akhir pekan yang cukup sulit bagi pembalap Ducati Lenovo.
Aprilia akan mencoba memanfaatkan momentum. Namun, catatan Marc di Aragon menunjukkan performa buruk di satu seri belum tentu mengubah peta persaingan di lintasan berikutnya.
Dengan tujuh kemenangan dan tujuh pole position, Marc tetap menjadi salah satu kandidat terkuat ketika MotoGP kembali ke Aragon.
Bagi Aprilia, tantangannya adalah mengubah performa positif dari Inggris menjadi kemenangan di wilayah yang selama ini identik dengan Marquez.
Aprilia Mulai Mengusik Dominasi Ducati
Perkembangan Aprilia pada beberapa seri terakhir membuat persaingan MotoGP semakin menarik. Martin dan Bezzecchi kini menunjukkan tim Noale memiliki kecepatan menekan Ducati.
Dobel podium di Inggris menjadi bukti terbaru. Jika performa serupa dapat dipertahankan di Aragon, Aprilia berpeluang membuat persaingan semakin terbuka.
Di sisi lain, Marc Marquez tentu akan berusaha merespons. Setelah gagal mendapatkan hasil maksimal di Inggris, balapan kandang spiritualnya di Aragon menjadi kesempatan untuk kembali ke podium teratas.
MotoGP Aragon 2026 berpotensi menjadi duel menarik antara dominasi Marc dan momentum baru Aprilia.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!