ID EN

Kylian Mbappe Disebut Diktator dalam Meme Viral, Bintang Real Madrid Merespons Keras

Selasa, 15 September 2026 | 14:57

Penulis: Arif S

Penyerang Timnas Prancis Kylian Mbappe
Penyerang Timnas Prancis Kylian Mbappe merayakan golnya ke gawang Brasil. . Foto: Antara/x.com/FrenchTeam

Kylian Mbappe angkat bicara mengenai meme viral yang menggambarkan dirinya sebagai seorang diktator. Bintang Real Madrid menilai di satu sisi meme itu bisa dianggap sebagai lelucon. Tetapi di sisi lain, perbandingan semacam itu menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan.

Beredar meme Mbappe mengenakan seragam militer perwira tinggi. Asal-usul gambar itu tidak diketahui secara pasti, tetapi penggambarannya kemudian menyebar luas di media sosial dan memunculkan spekulasi mengenai alasan di balik meme itu.

Mbappe memahami dunia maya sering menjadikan pemain sepak bola sebagai bahan candaan. Namun, menurutnya ada batas tertentu ketika sebuah lelucon mulai mengaitkan seorang pesepak bola dengan tokoh sejarah yang bertanggung jawab atas penderitaan manusia dalam skala besar.

"Di satu sisi, saya tahu itu dilakukan dengan cara ringan dan tidak dimaksudkan untuk dibawa terlalu jauh, tetapi itu mungkin menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan pada mereka," ujar Mbappe kepada media Prancis, L'Equipe.

Salah satu spekulasi mengenai munculnya meme berkaitan dengan kontroversi Mbappe pada 2024. Ia pernah menggugat pemilik sebuah kedai kebab karena menggunakan namanya dalam deskripsi sebuah sandwich.

Spekulasi lain menghubungkannya dengan besarnya pengaruh Mbappe di dunia sepak bola, baik ketika memperkuat Real Madrid maupun saat masih menjadi pemain Paris Saint-Germain (PSG).

Namun, bagi Mbappe, persoalannya bukan sekadar soal dirinya atau seberapa besar popularitasnya. Ia keberatan ketika sosoknya dibandingkan dengan diktator yang memiliki catatan sejarah penuh kekerasan dan penderitaan.

"Untuk dibandingkan dengan mereka yang membunuh orang lain, atau menyebabkan kesengsaraan bagi jutaan orang, saya rasa saya tidak pernah melakukan sesuatu seperti itu dalam hidup saya," kata Mbappe.

Pernyataan itu menunjukkan alasan Mbappe memilih memberikan respons terhadap meme itu. Ia tidak sepenuhnya menolak unsur humor di dalamnya, tetapi meminta konteks sejarah tetap dipertimbangkan ketika membuat perbandingan.

Mbappe ditanya mengenai julukan "Mobutu" dari rekan setimnya di timnas Prancis, Ousmane Dembele. Julukan itu merujuk kepada Mobutu Sese Seko, diktator Republik Demokratik Kongo, yang kemudian berganti nama menjadi Zaire, dan memimpin negara itu pada 1965-1997.

Ia menilai julukan dari Dembele hanya sebagai candaan. Ia menyebut Dembele menemukan julukan itu dari media sosial.

"Ousmane memang berbeda. Dia menemukannya di media sosial! Dia hanya sedang bercanda," kata Mbappe.

Respons Mbappe datang ketika performanya bersama Real Madrid sedang berada dalam tren positif.  

Di tengah popularitasnya yang semakin besar, penyerang berusia 27 tahun itu memang tidak bisa lepas dari sorotan media sosial. 

Namun, ia menegaskan humor tetap perlu memiliki batas ketika menyentuh sejarah kelam dan penderitaan jutaan manusia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!