ID EN

Indonesia Tanpa Gelar di China Masters 2026, Fokus Beralih ke Asian Games

Sabtu, 5 September 2026 | 13:30

Penulis: Arif S

Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di Japan Open 2026.. Foto: PBSI

Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari China Masters 2026 akhirnya pupus. Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlevi yang menjadi satu-satunya wakil Merah Putih tersisa harus mengakhiri langkah di perempat final setelah ditaklukkan pasangan Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong, di Shenzhen Arena, Jumat.

Sabar/Reza kalah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 17-21, 21-16, 19-21. Hasil ini sekaligus memastikan Indonesia tanpa gelar di China Masters 2026 karena tidak ada lagi wakil Merah Putih yang tersisa di turnamen.

Berstatus unggulan keenam, Sabar/Reza tertinggal 0-3 pada awal gim pertama sebelum perlahan menemukan ritme permainan dan kemudian memangkas jarak menjadi 4-5. Pasangan Indonesia bahkan berbalik unggul 9-6 setelah menyamakan kedudukan 6-6.

Namun, Azriyn/Tan tidak membiarkan lawannya mengontrol permainan terlalu lama. Pasangan Malaysia merespons dengan agresif dan menghasilkan lima poin berturut-turut untuk berbalik unggul 13-11. 

Sabar/Reza harus mengakui keunggulan lawan setelah kehilangan gim pembuka dengan skor 17-21.

Sabar/Reza Bangkit di Gim Kedua

Sabar/Reza kembali tertinggal pada awal gim kedua. Namun, respons mereka jauh lebih cepat dengan berbalik unggul 6-2.

Azriyn/Tan kemudian mencoba mengubah arah permainan dengan meningkatkan tekanan. Pasangan Malaysia mengumpulkan delapan poin beruntun untuk berbalik unggul 10-6.

Namun, pasangan Indonesia bangkit dan kembali unggul 11-10 ketika memasuki interval.

Selepas jeda, permainan Sabar/Reza semakin solid dan menutup gim kedua dengan skor 21-16, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Drama Gim Ketiga Berakhir untuk Kemenangan Malaysia

Gim ketiga berlangsung lebih ketat. Sabar/Reza sempat tertinggal dua angka sebelum mennyamakan kedudukan 4-4.

Saat interval, pasangan Indonesia masih berada dalam persaingan ketat dengan keunggulan tipis 11-10.

Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Azriyn/Tan menyamakan kedudukan menjadi 12-12 selepas interval.

Azriyn/Tan kembali menemukan momentum dan memastikan kemenangan 19-21 pada gim penentuan.

Dengan kekalahan itu, Sabar/Reza tersingkir dari China Masters 2026.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjuangan seluruh wakil Indonesia di turnamen. Sabar/Reza sebelumnya menjadi harapan terakhir Merah Putih setelah mengalahkan ganda Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dengan skor 21-15, 21-15 di babak 16 besar.

Mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu melewati babak 16 besar. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Jonatan Christie lebih dahulu tersingkir.

Indonesia memang tidak menurunkan kekuatan penuh di China Masters 2026. Sejumlah pemain absen karena fokus untuk menghadapi Asian Games 2026 di Jepang.

Setelah China Masters, perhatian beralih ke pesta olahraga Asia. Asian Games 2026 akan dimulai pada 19 September, dengan Tim Badminton Indonesia akan bertanding di nomor beregu dan perorangan.

Sebanyak tujuh medali emas akan diperebutkan dalam cabang bulu tangkis. Bagi para pemain elite Indonesia, Asian Games menjadi panggung berikutnya untuk memburu prestasi setelah perjalanan Merah Putih kandas di China Masters 2026.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!