TOURISE Awards 2027 Resmi Diluncurkan, Ada Kategori Baru Best Wellness Destination
Jumat, 4 September 2026 | 15:28
Penulis: Arif S

TOURISE Awards memasuki penyelenggaraan kedua dengan membawa ambisi lebih besar untuk menjadi tolok ukur global bagi destinasi pariwisata unggulan. Ajang penghargaan ini resmi diluncurkan dan mulai membuka nominasi publik pada 1 September 2026 untuk mencari destinasi yang dinilai memberikan dampak sekaligus membentuk masa depan pariwisata dunia.
Jika edisi perdana pada 2025 menetapkan standar baru melalui penghargaan bagi destinasi menghadirkan pengalaman wisata unik dan berorientasi pada tujuan, edisi 2027 membawa perspektif yang lebih jauh.
TOURISE ingin memberikan apresiasi kepada destinasi yang mampu menciptakan nilai sepanjang perjalanan wisatawan, selaras dengan tujuan mereka, sekaligus menetapkan standar baru mengenai cara dunia bepergian, terhubung, dan berkembang.
BACA JUGA
Konektivitas Bandara Husein Sastranegara Meningkat, Pariwisata dan UMKM Bandung Perlu Bersiap
Liburan ke Eropa Tanpa Visa Schengen? Ini Negara yang Bisa Dipilih WNI Selain Turki
7 Destinasi Hidden Gem di Jawa Barat yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Nominasi publik dibuka hingga 19 November 2026. Masyarakat dari berbagai penjuru dunia dapat mengusulkan destinasi yang menurut mereka memberikan dampak nyata bagi pariwisata global.
Kategori Baru Best Wellness Destination
TOURISE Awards 2027 menghadirkan enam kategori utama, mencerminkan beragam pengalaman wisatawan. Kategori tersebut meliputi Best Arts and Culture Destination, Best Adventure Destination, Best Food and Culinary Destination, Best Shopping Destination, Best Entertainment Destination, serta kategori baru Best Wellness Destination.
Penambahan kategori wellness memperlihatkan semakin luasnya cara wisatawan memaknai sebuah perjalanan. Pengalaman wisata kini tidak hanya berkaitan dengan tempat yang dikunjungi, tetapi juga bagaimana sebuah destinasi mampu memberikan pengalaman yang berkesan dan bermakna.
Selain enam kategori itu, terdapat penghargaan utama Best Overall Destination. Penghargaan ini diberikan kepada destinasi yang dinilai unggul dalam keseluruhan aspek pengalaman wisatawan sekaligus mampu menjadi tolok ukur global sebagai tempat luar biasa untuk dikunjungi.
Destinasi Tidak Hanya Dinilai dari Popularitas
TOURISE Awards tidak sekadar mencari destinasi terkenal di mata wisatawan. Penghargaan ini menempatkan identitas, dampak, dan pengelolaan yang bertanggung jawab sebagai bagian penting dalam penilaian.
Destinasi yang memenuhi syarat harus memiliki cakupan geografis jelas, baik berupa kota, wilayah maupun lokasi tertentu. Destinasi juga harus mempunyai identitas dan karakter khas yang bersumber dari budaya, lanskap, serta daya tarik wisata yang membentuk persepsi wisatawan.
Syarat lainnya adalah keberadaan badan pengelola pariwisata yang bertanggung jawab sehingga destinasi dapat dikelola secara efektif.
Menteri Pariwisata Arab Saudi sekaligus Ketua TOURISE Ahmed Al-Khateeb melihat penghargaan bukan sekadar seremoni untuk merayakan keberhasilan destinasi.
“Mengakui keunggulan melalui TOURISE Awards bukan hanya merupakan perayaan, tapi juga langkah penting untuk membentuk masa depan pariwisata global. Penghargaan ini menyoroti destinasi wisata unggulan yang memikat wisatawan dengan pengalaman yang unik dan terdepan dalam hal inovasi, keberlanjutan, dan keaslian budaya,” ujarnya.
Melibatkan Dewan Juri dari Berbagai Industri
Untuk menjaga proses penilaian, TOURISE Awards menggunakan dewan juri independen yang berasal dari berbagai bidang yang berkaitan dengan industri perjalanan dan pariwisata, fashion, kuliner, seni, ritel, budaya, petualangan, dan hiburan.
Dewan juri terdiri atas Albert Read, mantan Managing Director Condé Nast; Filip Boyen, mantan CEO Forbes Travel Guide; Bernold Schroeder, mantan CEO Kempinski Hotels; Fiona Jeffery, mantan pimpinan World Travel Market dan mantan pimpinan Tourism for Tomorrow.
Selain itu terdapat Michael Ellis, mantan Global Director Michelin Guides; Omar Samra, Goodwill Ambassador PBB, pendaki gunung dan penjelajah kutub; Renaud de Lesquen, mantan CEO Givenchy dan mantan Presiden Dior Americas; Lars Nittve, mantan Direktur Pendiri Tate Modern; Caroline Rush, mantan CEO British Fashion Council; serta Andrew Gibson, mantan Wakil Presiden Global Well Being di Accor Hotels.
Ketua Dewan Juri sekaligus Penanggung Jawab Kategori Albert Read menilai edisi kedua menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan destinasi secara lebih menyeluruh.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjadi bagian dari TOURISE Awards. Melalui proses yang ketat dan kualitas tim juri, TOURISE Awards telah menetapkan tolok ukur baru dalam memberikan pengakuan kepada pemimpin di bidang pariwisata. Melalui penghargaan yang kedua ini, TOURISE memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh: kembali memberikan penghargaan kepada destinasi-destinasi yang luar biasa tahun ini," katanya.
14 Kriteria Menentukan Destinasi Unggulan
Para juri akan menggunakan 14 kriteria dalam proses penilaian. Aspek yang diperhatikan mencakup keaslian, aksesibilitas, keamanan, keberlanjutan, hingga pengalaman wisatawan.
Penilaian tidak hanya melihat apa yang membuat sebuah destinasi menonjol, tetapi juga mempertimbangkan serangkaian standar universal.
Setelah masa nominasi publik berakhir, daftar pendek akan disusun untuk setiap kategori. Dari daftar tersebut, dewan juri akan menentukan satu pemenang dan dua finalis unggulan.
Para pemenang nantinya akan menerima penghargaan dalam upacara TOURISE Awards yang berlangsung bersamaan dengan TOURISE Summit pada 23 Maret 2027 di Riyadh.
Mengajak Publik Menentukan Destinasi Pilihan
Dengan dibukanya nominasi publik, masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut menentukan destinasi yang layak mendapatkan pengakuan di panggung pariwisata global.
Destinasi yang dianggap memberikan dampak dapat dinominasikan melalui (portal TOURISE Awards)(https://awards.tourise.com/?utm_source=chatgpt.com) paling lambat 19 November 2026.
Kehadiran kategori baru Best Wellness Destination serta penekanan pada dampak, keberlanjutan, keaslian, dan pengalaman wisatawan membuat TOURISE Awards kedua tidak hanya menjadi ajang penghargaan.
Lebih dari itu, TOURISE ingin menggunakan penghargaan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun standar baru bagi industri pariwisata dan mengenali destinasi yang memiliki peran dalam membentuk perjalanan wisata dunia pada masa depan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!