ID EN

FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian John Herdman Sebelum Piala Asia 2027

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:00

Penulis: Rojes Saragih

IndonesiaTravelSport.com - FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan penting bagi John Herdman untuk membuktikan kualitasnya bersama Timnas Indonesia. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada September-Oktober 2026 ini berada dalam kalender FIFA, sehingga Herdman memiliki peluang lebih besar untuk memanggil pemain-pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Kesempatan itu sekaligus meningkatkan tuntutan kepada Herdman. Dengan peluang menghadirkan kekuatan terbaik, Timnas Indonesia dituntut bukan hanya tampil kompetitif, tetapi juga memburu gelar.

Pertanyaannya, apakah Herdman mampu membawa Garuda menjadi juara?

Inilah salah satu topik yang akan dibahas dalam podcast mingguan ITSMe bersama pengamat sepak bola Yusuf Kurniawan atau Bung Yuke dan Rais Adnan. Podcast yang berlangsung di Studio ITSMe, Sentul, Bogor, 24/08/2026 ini dipandu Gilang Respaty dan Pudila.

Bagi Herdman, FIFA ASEAN Cup 2026 tidak boleh dilihat sebagai tujuan akhir. Turnamen ini lebih tepat menjadi panggung pembuktian sekaligus persiapan menuju target yang jauh lebih berat: Piala Asia 2027.

PSSI menargetkan Indonesia menembus perempat final Piala Asia 2027. Target itu berarti Garuda harus melewati fase grup dan kemudian memenangi pertandingan di babak 16 besar.

Jalannya tidak mudah. Indonesia berada di Grup F bersama Jepang, Qatar dan Thailand. Jepang merupakan salah satu kekuatan utama Asia, Qatar adalah juara bertahan Piala Asia, sementara Thailand merupakan rival yang sudah sangat dikenal Indonesia.

Karena itu, FIFA ASEAN Cup menjadi ujian penting bagi Herdman.

Ia harus menggunakan turnamen itu untuk menemukan komposisi terbaik, membangun chemistry antara pemain diaspora dan pemain domestik, serta memastikan Indonesia memiliki sistem permainan yang jelas.

Waktu menjadi persoalan lain.

Setelah FIFA ASEAN Cup selesai, ruang Herdman untuk melakukan evaluasi dan mengumpulkan pemain terbaik sebelum Piala Asia semakin terbatas. Setiap FIFA Matchday menjadi kesempatan berharga untuk mematangkan tim.

Artinya, Herdman tidak lagi memiliki banyak ruang untuk bereksperimen.

Hasil di FIFA ASEAN Cup tetap penting. Indonesia memiliki peluang memanggil kekuatan yang lebih lengkap dan tentu berharap mengakhiri turnamen sebagai juara. Apalagi persaingan di Asia Tenggara juga semakin ketat.

Malaysia, misalnya, dikabarkan tengah berupaya memperkuat skuad dengan sejumlah pemain yang sebelumnya berstatus pemain asing di kompetisi domestik. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Bergson da Silva, penyerang Johor Darul Ta'zim yang menjadi top skor Liga Super Malaysia musim 2025-2026.

Situasi itu menunjukkan bahwa Indonesia bukan satu-satunya negara yang sedang memperkuat diri.

Maka, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi semacam ujian awal bagi proyek Herdman.

Jika dengan peluang menghadirkan pemain terbaik Indonesia saja Garuda gagal menunjukkan performa meyakinkan di level ASEAN, pertanyaan yang lebih besar tentu muncul.

Bagaimana Indonesia akan bersaing di Piala Asia?

Sebab lawan yang menunggu di Arab Saudi bukan lagi sekadar rival Asia Tenggara.

Target Herdman adalah perempat final Piala Asia 2027.

Karena itu, gelar FIFA ASEAN Cup akan penting bukan hanya sebagai trofi, tetapi sebagai bukti bahwa Herdman mampu mengubah kumpulan pemain berkualitas menjadi sebuah tim yang benar-benar kompetitif.

FIFA ASEAN Cup adalah target antara. Piala Asia adalah ujian sesungguhnya.

Dan John Herdman sekarang sedang berpacu dengan waktu.