ID EN

Timnas U20 Indonesia Lolos Piala Asia 2027: Siapa Tambahan Amunisi yang Dibutuhkan?

Minggu, 13 September 2026 | 16:45

Penulis: Rojes Saragih

Timnas U20 Indonesia berhasil memastikan tempat di putaran final Piala Asia U20 2027 setelah menaklukkan Australia 2-0 pada laga terakhir Grup H di Lao National Stadium KM16, Laos, Minggu (6/9/2026). Indonesia finis sebagai juara grup dengan tujuh poin dan memastikan penampilan ketiga secara beruntun di putaran final.

Keberhasilan itu menjadi modal penting bagi Garuda Muda. Namun, tantangan berikutnya akan jauh berbeda.

Setelah melewati kualifikasi, Indonesia akan menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat di level putaran final Piala Asia U20, sehingga kedalaman skuad menjadi salah satu aspek yang layak mendapat perhatian.

Pandangan mengenai kebutuhan mempertebal skuad itu menjadi bagian dari pembahasan di Podcast ITSMe, Studio Sentul, Bogor. Dipandu Raisha dan Gilang Respaty, pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menilai tambahan pemain berkualitas dapat menjadi pilihan untuk membuat kekuatan Indonesia lebih dalam sebelum menghadapi putaran final.

Perspektif tersebut tidak mengurangi apresiasi terhadap pemain yang telah membawa Indonesia lolos. Justru sebaliknya, performa mereka di kualifikasi menjadi fondasi untuk membangun tim yang lebih kompetitif.

Naik Level, Kebutuhan Tim Juga Berubah


Indonesia tampil tanpa kekalahan di Grup H. Setelah bermain imbang 0-0 dengan Malaysia dan menang 3-0 atas Laos, Garuda Muda kemudian mengalahkan Australia 2-0 dalam laga penentu.

Dua gol ke gawang Australia dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Rayhan Brkic pada menit ke-90+2. Kemenangan itu sekaligus mengunci posisi Indonesia di puncak grup.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa tim besutan Nova Arianto memiliki fondasi yang menjanjikan. Namun, keberhasilan di kualifikasi tidak otomatis menjadi jaminan di putaran final.

Di sinilah gagasan menambah pemain menjadi relevan. Skuad yang lebih dalam dapat memberikan lebih banyak pilihan ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda, sekaligus menjaga kualitas permainan sepanjang turnamen.

Ronny Pangemanan menilai setidaknya lima pemain tambahan layak dipertimbangkan untuk mempertebal skuad. Angka tersebut merupakan pandangan Ronny dalam pembahasan podcast, bukan target resmi yang telah ditetapkan PSSI.

Racikan Nova Menjadi Modal


Di sisi lain, Sapto Haryo Rajasa menilai perjalanan Garuda Muda di kualifikasi berada di luar perkiraannya. Ia sebelumnya memperkirakan Indonesia akan lolos sebagai runner-up, tetapi kenyataannya justru mampu keluar sebagai juara Grup H.

Sapto melihat kemampuan Nova Arianto meracik tim sebagai salah satu faktor penting. Menurutnya, Nova selalu mampu “menginstal something” ke dalam tim yang ditanganinya sehingga pemain yang tersedia dapat berkembang menjadi sebuah unit yang kompetitif.

Kemenangan atas Australia semakin memperkuat optimisme tersebut. Jika mampu mengalahkan salah satu tim kuat Asia dalam pertandingan penentu, terbuka pula peluang bagi Indonesia untuk menghadapi tim mana pun di putaran final.

Namun, optimisme tetap harus berjalan bersama persiapan. Tambahan pemain bukan berarti komposisi saat ini gagal, melainkan upaya memperbesar pilihan dan meningkatkan kompetisi internal.

Garuda Muda sudah melewati tahap kualifikasi. Berikutnya, mereka membutuhkan persiapan yang lebih matang untuk menghadapi level Asia yang sesungguhnya.

Kemenangan atas Australia membuka peluang. Skuad yang lebih dalam akan menentukan seberapa jauh peluang itu bisa diwujudkan.