Elena Rybakina Juara US Open 2026, Kalahkan Aryna Sabalenka di Final
Minggu, 13 September 2026 | 18:00
Penulis: Respaty Gilang

Elena Rybakina berhasil mengakhiri penantian panjangnya di US Open dengan mengangkat trofi juara untuk pertama kalinya. Petenis Kazakhstan itu menundukkan juara bertahan dua edisi terakhir, Aryna Sabalenka, dalam pertarungan sengit di final US Open 2026.
Bermain di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Minggu, 13 September 2026, pagi WIB, Rybakina harus melewati pertandingan tiga set sebelum memastikan kemenangan 6-4, 5-7, 6-2.
Petenis berusia 27 tahun tersebut menutup pertandingan dengan sebuah ace yang sekaligus memastikan gelar US Open pertama sepanjang kariernya.
BACA JUGA
Aldila/Erin Tersingkir dari US Open 2026, Kalah Dua Set dari Pasangan Amerika Serikat
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe Tekuk Janice Tjen di US Open 2026
Comeback di US Open 2026, Carlos Alcaraz Berpasangan dengan Serena Williams
Kemenangan atas Sabalenka semakin istimewa karena Rybakina juga akan menempati posisi nomor satu dunia. Ia dipastikan menggeser Sabalenka dari puncak peringkat WTA setelah berhasil melangkah ke semifinal US Open 2026.
Gelar di New York juga menjadi trofi grand slam ketiga bagi Rybakina. Sebelumnya, ia telah mengoleksi gelar Wimbledon serta Australian Open 2026.
Dengan keberhasilannya menjuarai Australian Open dan US Open pada tahun yang sama, Rybakina menjadi petenis putri ketiga pada abad ke-21 yang mampu memenangkan dua turnamen grand slam lapangan keras dalam satu musim.
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial mengingat perjalanan Rybakina menuju US Open 2026 sempat terganggu masalah cedera pergelangan kaki.
"Sulit untuk menemukan kata-kata yang tepat sekarang. Saya tidak menyangkanya saat memulai turnamen," ujar Rybakina yang sempat diganggu cedera pergelangan kaki sebelum turnamen, seperti dilansir Reuters.
Pertandingan final sendiri berjalan ketat sejak awal. Rybakina berhasil merebut set pertama dengan skor 6-4, tetapi Sabalenka menunjukkan mental juaranya pada set kedua.
Petenis Belarus tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah memenangkan set kedua dengan skor 7-5.
Rybakina kemudian tampil lebih agresif pada set ketiga. Ia mampu mengendalikan permainan dan menjauh dari kejaran Sabalenka hingga akhirnya mengamankan kemenangan 6-2.
"Saya harus menghadapi cedera. Entah bagaimana segalanya berpihak kepada saya. Aryna ... melawan kamu itu sulit. Kamu mendorong saya sampai ke batasnya."
Kemenangan ini juga menjadi jawaban Rybakina setelah sebelumnya belum mampu mencapai puncak prestasi di US Open. Ia mengaku memiliki hubungan yang semakin kuat dengan turnamen yang digelar di New York tersebut.
"Saya ingin berterima kasih kepada penonton atas atmosfer yang luar biasa. Saya sudah ke sini selama 10 tahun terakhir dan tidak pernah berhasil. Saya makin jatuh cinta ke New York," katanya.
Keberhasilan Rybakina menjuarai US Open 2026 sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kekuatan utama tenis putri dunia.
Selain membawa pulang trofi grand slam, Rybakina kini juga bersiap menjalani babak baru dalam kariernya sebagai petenis nomor satu dunia.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!