ID EN

Menikmati Sumatra dari Jendela Kereta, 21.911 Wisman Naik Kereta KAI

Jumat, 11 September 2026 | 14:00

Penulis: Arif S

Wisman menggunakan layanan kereta api di Sumatra.
Wisman menggunakan layanan kereta api di Sumatra. . Foto: Antaranews

Menjelajahi Sumatra tidak selalu harus dimulai dari destinasi. Perjalanan itu sendiri bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata, terutama ketika pemandangan pulau dinikmati perlahan dari balik jendela kereta. Cara itu mulai banyak dipilih wisatawan mancanegara (wisman). 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 21.911 wisman menggunakan layanan kereta api di wilayah Sumatra sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Jumlah itu merupakan bagian dari 498.232 wisman yang menggunakan layanan kereta api KAI di seluruh wilayah operasional. Secara nasional, angka itu meningkat 3,83 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025 yang berjumlah 479.861 pelanggan, atau bertambah 18.371 wisman.

Pertumbuhan perjalanan menggunakan kereta api berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas pariwisata Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Juli 2026 sebanyak 1,53 juta kunjungan, naik 2,95 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Bagi wisatawan, kereta api menawarkan cara berbeda untuk mengenal sebuah daerah. Perjalanan tidak hanya menjadi perpindahan dari satu kota ke kota lain, tetapi juga memberi kesempatan melihat lanskap, kehidupan masyarakat, serta karakter setiap wilayah dari sepanjang jalur kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, layanan kereta api menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal berbagai wilayah Indonesia dengan kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang beragam.

“Indonesia memiliki banyak destinasi dengan karakter yang unik di setiap daerah. Melalui layanan kereta api, wisatawan dapat menikmati perjalanan yang menghubungkan berbagai wilayah sekaligus mengenal lebih dekat keindahan Nusantara,” ujar Anne.

Di Sumatra, perjalanan kereta api tersebar di sejumlah wilayah operasional KAI. Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah wisman pengguna kereta api terbanyak, 14.023 pelanggan.

Posisi berikutnya ditempati Sumatera Barat dengan 5.427 wisman. Sementara itu, Divre IV Tanjungkarang mencatat 1.362 pelanggan dan Divre III Palembang sebanyak 1.099 pelanggan.

Jika dilihat dari stasiun, Medan menjadi titik dengan jumlah wisman tertinggi. Stasiun Medan mencatat 4.037 wisman sepanjang Januari-Agustus 2026.

Stasiun Rantauprapat berada di urutan berikutnya dengan 1.780 wisman. Kemudian ada Stasiun Bandara Internasional Minangkabau dengan 1.345 wisman, Stasiun Padang sebanyak 1.338 wisman, serta Stasiun Tanjungbalai dengan 1.261 wisman.

Angka itu memperlihatkan bagaimana kereta api ikut membuka akses wisatawan menuju berbagai bagian Sumatra. 

Dari Medan, perjalanan dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal Sumatera Utara, termasuk kawasan Danau Toba dan berbagai destinasi di sekitarnya.

Di Sumatera Barat, perjalanan kereta api membawa wisatawan lebih dekat dengan lanskap serta kekayaan budaya Minangkabau. 

Sementara di wilayah Sumatra lainnya, jalur kereta menawarkan pengalaman berbeda melalui kawasan alam, kota bersejarah, hingga kehidupan masyarakat setempat.

Potensi itu berjalan beriringan dengan perkembangan kunjungan wisman ke sejumlah provinsi. BPS mencatat Sumatera Utara menerima 22.583 kunjungan wisman pada Januari 2026 melalui tiga pintu masuk. 

Pada periode sama, Sumatera Barat mencatat 6.106 kunjungan wisman melalui Bandara Internasional Minangkabau.

Bagi wisatawan yang tidak dikejar waktu, perjalanan menggunakan kereta memiliki daya tarik tersendiri. Waktu tempuh menjadi bagian dari perjalanan, sementara perubahan pemandangan di luar jendela menghadirkan gambaran mengenai karakter Sumatra dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

KAI terus meningkatkan kualitas perjalanan untuk mendukung pengalaman pelanggan. Pengembangan fasilitas pelanggan, kemudahan akses informasi perjalanan, serta peningkatan standar pelayanan di stasiun dan selama perjalanan menjadi bagian dari upaya perusahaan.

Anne mengatakan, perjalanan kereta api dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan lebih banyak potensi wisata Indonesia kepada pelanggan dari dalam maupun luar negeri.

“Setiap perjalanan dengan kereta api memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mengenal lebih dekat berbagai wilayah Indonesia. KAI akan terus memperkuat layanan agar perjalanan wisatawan domestik maupun mancanegara semakin nyaman sekaligus mendukung pengenalan potensi pariwisata Nusantara,” pungkasnya.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!