Putra Tri Ramadani Raih Perunggu WCS Koper 2026, Indonesia Naik Podium
Minggu, 6 September 2026 | 10:44
Penulis: Respaty Gilang

Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani yang akrab disapa Srondeng berhasil membawa pulang medali perunggu dari World Climbing Series (WCS) Koper 2026 di Slovenia.
Tampil pada nomor lead putra, Srondeng mengakhiri babak final dengan torehan skor 28+. Hasil tersebut menempatkan atlet Indonesia itu di peringkat ketiga sekaligus memastikan satu tempat di podium.
Persaingan gelar juara menjadi milik dua atlet Jepang. Neo Suzuki tampil sebagai yang terbaik setelah mencatat skor 33+ dan berhak atas medali emas. Sementara itu, Satone Yoshida mengamankan medali perak dengan raihan 30+, berdasarkan hasil perlombaan yang dikutip dari World Climbing.
Perjalanan Srondeng menuju podium sudah terlihat sejak babak kualifikasi. Atlet berusia 20 tahun tersebut mencatat skor 5,1 dan menempati posisi ketujuh. Hasil itu cukup untuk membawanya melanjutkan persaingan ke semifinal.
Performa Srondeng kemudian meningkat pada semifinal. Ia berhasil menempati peringkat kelima dengan nilai 33 dan memastikan tiket menuju babak final.
Di partai puncak, persaingan berlangsung ketat dengan sejumlah atlet dari negara-negara kuat seperti Jepang, Italia, dan Korea Selatan. Srondeng mampu menaklukkan sebagian besar tantangan yang tersedia di jalur pertandingan.
Meski demikian, torehan tersebut belum cukup untuk melewati catatan Neo Suzuki dan Satone Yoshida yang berada di dua posisi teratas. Srondeng akhirnya harus puas berada di urutan ketiga dan membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia.
Pencapaian di Koper menjadi hasil positif bagi Srondeng sekaligus menjawab target Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Sebelumnya, federasi berharap para atlet mampu tampil maksimal dan mempertahankan perjuangan hingga mencapai babak final.
WCS Koper 2026 juga memiliki arti penting dalam persiapan atlet panjat tebing Indonesia menghadapi agenda yang lebih besar. Keikutsertaan di ajang tersebut menjadi kesempatan untuk mengumpulkan pengalaman sekaligus meningkatkan posisi di peringkat dunia.
Selain itu, rangkaian kompetisi internasional ini menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang. Ajang multicabang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Dengan hasil podium di Slovenia, Srondeng kini memiliki tambahan pengalaman penting sebelum menghadapi persaingan di level Asia. Performa konsisten sejak kualifikasi hingga final menjadi modal positif bagi panjat tebing Indonesia menuju Asian Games 2026.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!