ID EN

Bilal Hasan Menang KO di Debut UFC, Langsung Tantang Andre Lima

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:00

Penulis: Respaty Gilang

Bilal Hasan.
Bilal Hasan.. Foto: RRI

Bilal Hasan membuka perjalanan kariernya di UFC dengan hasil impresif. Petarung asal Indonesia tersebut mencatat kemenangan KO atas Nilson Rojas dalam duel kelas terbang UFC Fight Night di Shanghai, China, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Hasil tersebut semakin menegaskan bahwa Bilal bukan sekadar pendatang baru. Membawa rekor sempurna 9-0 dengan delapan kemenangan melalui finis serta status juara Cage Fury FC, The IndoNinja langsung menunjukkan kualitasnya ketika mendapatkan kesempatan tampil di panggung terbesar MMA dunia.

Nilson Rojas yang juga belum terkalahkan harus menjadi korban berikutnya. Bilal menjatuhkan petarung tersebut melalui KO pada ronde kedua dalam laga kartu utama UFC Fight Night Shanghai.

Kemenangan itu sekaligus menjadi KO kedua yang diraih Bilal hanya dalam kurun waktu 18 hari. Menariknya, dua kemenangan tersebut terjadi di negara bagian yang berbeda.

Sebelum tampil di Shanghai, Bilal lebih dulu mencatat kemenangan KO pada 11 Agustus 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Hasil tersebut menjadi modal penting baginya untuk mendapatkan kontrak bertarung di UFC.

Debutnya di UFC pun berakhir sesuai harapan. Bilal mengaku kemenangan tersebut menjadi bagian dari caranya memaknai perjalanan sebagai seorang petarung.

"Saya tidak ingin terlalu spritual atau religius, tetapi saya merasa kita harus memberi sesuatu atas hidup kita di bumi," ucapnya dalam interviu pasca-laga dengan UFC.

"Saya sedang melakukannya. Bahkan ketika berlatih dan membantu orang-orang di gym, saya merasa sedang memberikan kembali karunia sejati saya kepada dunia."

"Saya pikir itu tugas kita sebagai manusia, untuk memberikan kembali karunia kita dengan suatu cara dan saya merasa sungguh-sungguh melakukannya sekarang."

Setelah sukses melewati debut UFC, ambisi Bilal ternyata belum berhenti. Petarung berusia 25 tahun itu bahkan sudah menyebut nama lawan yang ingin dihadapinya berikutnya.

Tak lama setelah dinyatakan sebagai pemenang, Bilal mengarahkan perhatiannya kepada Andre Lima, yang juga bertanding dalam gelaran UFC Fight Night Shanghai.

Lima merupakan salah satu prospek di kelas terbang yang belum masuk jajaran peringkat UFC. Sama seperti Bilal, petarung asal Brasil tersebut juga pernah tampil di Dana White's Contender Series, meski mendapatkan kesempatan itu dua tahun lebih dahulu.

Sejauh ini, Lima mengoleksi lima kemenangan dan satu kekalahan di UFC. Satu-satunya kekalahan tersebut didapat melalui keputusan mutlak ketika menghadapi Kevin Borjas. Secara keseluruhan, rekor profesionalnya berada di angka 12-1.

Lima berhasil kembali ke jalur kemenangan di Shanghai setelah mengalahkan Namsrai Batbayar melalui kuncian guillotine pada ronde ketiga. Namun, penampilan tersebut ternyata belum cukup membuat Bilal terkesan.

"Dia tampil sebelum saya, jadi saya menonton pertandingannya dari ruang ganti," tukas Bilal dalam wawancara lainnya dengan Paramount.

"Saya tidak terkesan dengan penampilannya, sejujurnya, dan saya pikir dia juga gagal mencapai batas berat badan."

"Saya tidak punya masalah pribadi dengan dia, saya pikir dia orang yang keren. Akan tetapi, saya menunjukkan peningkatan, dan ingin menjadi juara."

"Saya tahu dalam kompetisi ini kita harus menentukan langkah kita sendiri dan saya hanya mengambil kesempatannya."

Menariknya, keinginan Bilal untuk segera mendapatkan pertarungan kedua di UFC sebenarnya sudah muncul sebelum dirinya berhadapan dengan Nilson Rojas.

Dia bahkan telah mengarahkan pandangan ke UFC Fight Night Edmonton yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Edmonton, Kanada.

Meski demikian, Bilal kini tampaknya lebih memilih untuk tidak terburu-buru. Padatnya jadwal pertarungan dalam beberapa pekan terakhir membuatnya ingin memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih sekaligus kembali berlatih secara optimal.

"Seratus persen saya harus pulang dan berbicara dengan pelatih saya," jawab Bilal saat ditanya lagi soal keinginan tampil di UFC Edmonton.

"Sejujurnya saya tidak terburu-buru. Saya baru saja tampil dua kali dalam sebulan. Pemusatan latihan secara berturut-turut sangat memengaruhi fisik kita."

"Saya ingin pulang, saya hanya ingin mempertimbangkan semuanya dan pastinya meningkatkan kemampuan saya."

"Saya rindu berlatih jiujitsu, rindu berlatih grappling. Jadi itu yang sudah saya tunggu, berlatih dengan rekan-rekan saya di Charlie's Combat Club. Kita lihat saja nanti."

Dengan kemenangan KO dalam debutnya, Bilal kini memiliki momentum besar untuk melanjutkan kiprahnya di UFC. Tantangan berikutnya tinggal menunggu keputusan tim dan promotor, termasuk apakah duel melawan Andre Lima benar-benar akan terwujud.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!