Janice Tjen Ungkap Alasan Absen Bela Indonesia di Asian Games 2026
Sabtu, 12 September 2026 | 15:00
Penulis: Arif S

Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan tidak akan memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026. Janice harus melewatkan ajang olahraga terbesar di Asia karena jadwalnya berbarengan dengan turnamen WTA 1000 di Beijing, China.
Janice mengumumkan keputusannya melalui unggahan di media sosial, Jumat. Petenis berusia 24 tahun mengatakan Women’s Tennis Association (WTA) telah mengonfirmasi dirinya tidak mendapatkan pengecualian untuk meninggalkan turnamen wajib dan tampil di Asian Games.
"Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding dalam Asian Games tahun ini, yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing," ujar Janice.
BACA JUGA
Janice Tjen Singkirkan Nao Hibino di Birmingham Open
Ujian Kelas Dunia untuk Janice Tjen, Dari Auckland ke Hobart yang Penuh Bintang
Sapu Bersih Emas Beregu, Tenis Indonesia Bangkit di SEA Games 2025
Keputusan itu berat bagi Janice karena membela Indonesia memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku selalu merasa senang dan bangga ketika mendapat kesempatan mengenakan atribut Merah Putih dalam kompetisi internasional.
Prestasi Janice bersama Indonesia, membawa pulang medali perunggu dari nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi pada Asian Games 2022 di Hangzhou.
Pada SEA Games Thailand 2025, Janice meraih emas ganda putri bersama Aldila, emas nomor beregu putri, serta perunggu nomor tunggal putri.
Ia juga menjadi bagian dari perjuangan Indonesia pada Billie Jean King Cup 2026. Kehadirannya membantu tim Merah Putih meraih promosi, menambah daftar momen penting Janice saat membela Indonesia.
"Mewakili Indonesia dalam panggung internasional memiliki arti yang sangat besar bagi saya. Saya selalu bangga membawa nama dan bendera Indonesia bersama saya setiap minggu dalam WTA Tour," katanya.
Namun, kalender tenis profesional kali ini memaksa Janice menentukan prioritas. Turnamen WTA 1000 Beijing berstatus wajib, sementara WTA tidak memberikan pengecualian bagi Janice untuk tampil di Asian Games 2026.
Bagi Janice, keputusan absen di Asian Games bukan berarti berkurangnya komitmen kepada Indonesia. Ia menegaskan tetap ingin membawa nama Indonesia melalui persaingan di level tertinggi tenis dunia.
Petenis kelahiran Jakarta itu menyampaikan terima kasih kepada para penggemar tenis Indonesia atas dukungan yang terus mengiringi kariernya. Ia berjanji memberikan performa terbaik dalam setiap turnamen.
"Saya akan terus memberikan yang terbaik untuk membuat Indonesia bangga di panggung dunia, dan saya berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada masa yang akan datang," kata Janice.
Absennya Janice menjadi kehilangan bagi Indonesia di Asian Games 2026, terutama melihat rekam jejaknya di ajang multi-cabang.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!