Dipinjamkan Persija ke Arema, Mauro Zijlstra Kini Punya Misi Membuktikan Diri
Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:00
Penulis: Rojes Saragih

Jakarta - Mauro Zijlstra menghadapi tantangan baru bersama Arema FC pada Super League 2026/2027. Striker muda berusia 21 tahun itu dipinjamkan Persija Jakarta ke Singo Edan dengan satu peluang penting: mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus membuktikan kemampuannya.
Persija resmi mengumumkan peminjaman Mauro pada Sabtu (22/8/2026). Keputusan itu membuat sang striker tidak masuk dalam skuad Persija untuk menghadapi musim 2026/2027, tetapi statusnya sebagai pemain Macan Kemayoran belum berakhir.
Mauro masih memiliki kontrak bersama Persija hingga dua musim ke depan. Karena itu, masa peminjaman ke Arema lebih tepat dilihat sebagai bagian dari proses pengembangan pemain daripada keputusan untuk melepasnya secara permanen.
BACA JUGA
Persija Belum Pikirkan Persib, Mauricio Souza Tegaskan Fokus Penuh ke Persijap Jepara
Larangan Suporter Tandang Dicabut, Laga Rivalitas Tinggi Tetap Dibatasi
TC Persija di Thailand: Shin Tae-yong Fokus Tingkatkan Fisik dan Taktik
Kesempatan bermain menjadi persoalan utama Mauro selama paruh kedua musim lalu. Setelah didatangkan Persija pada pertengahan musim 2025/2026, ia hanya tampil dalam empat pertandingan, yakni melawan Bali United, PSM Makassar, Persik Kediri, dan Semen Padang.
Dari empat penampilan tersebut, Mauro baru sekali dipercaya menjadi starter. Momen itu terjadi ketika Persija menghadapi Persik pada pekan ke-33 Super League dan berhasil meraih kemenangan 3-1 di kandang lawan.
Minimnya menit bermain Mauro juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan cedera. Ia sempat mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menjalani pemulihan selama kurang lebih tiga bulan.
Situasi tersebut membuat Mauro membutuhkan panggung baru untuk membangun kembali ritme pertandingannya. Arema kini menjadi tempat bagi sang striker untuk mendapatkan pengalaman dan kesempatan bermain yang lebih besar.
Namun, bermain di Arema bukan berarti Mauro otomatis mendapatkan tempat utama. Ia tetap harus memenangkan persaingan dan membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
Di sinilah misi Mauro menjadi menarik.
Ia tidak hanya dituntut menjaga kondisi fisik setelah periode yang terganggu cedera. Mauro juga harus mengembalikan ketajaman, meningkatkan konsistensi permainan, serta memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan.
Persija sendiri berharap masa peminjaman tersebut dapat membantu perkembangan Mauro. Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko, menegaskan bahwa yang terpenting bagi sang pemain saat ini adalah mendapatkan menit bermain untuk meningkatkan performanya.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana Mauro bisa mendapatkan menit bermain untuk terus meningkatkan performanya,” kata Ardhi.
Persija juga memastikan akan terus memantau perkembangan Mauro selama menjalani masa peminjaman. Klub berharap pemain yang masih terikat kontrak tersebut dapat kembali dengan kemampuan yang lebih baik.
Bagi Mauro, musim 2026/2027 karena itu bukan sekadar cerita tentang berganti seragam dari Persija ke Arema. Ini adalah kesempatan untuk menjawab kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Setelah sempat kehilangan momentum akibat cedera dan terbatasnya kesempatan bermain, Mauro kini memiliki panggung baru untuk menunjukkan potensinya.
Jika mampu tampil konsisten dan mendapatkan menit bermain yang cukup bersama Arema, peminjaman ini bisa menjadi titik penting dalam perkembangan kariernya. Mauro memiliki kesempatan untuk kembali ke Persija nanti sebagai pemain yang lebih matang dan lebih siap bersaing.
Kini waktunya bagi Mauro Zijlstra membuktikan diri.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!